LONTAR SINGOSARI

LONTAR SINGOSARI
Tampilkan postingan dengan label TNI-POlri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI-POlri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 September 2026

Tunggu Proyek Kapal Selam Scorpene Evolved Rampung Dibangun, TNI AL Sementara Menggunakan Kapal Selam Interim Dari China


JAKARTA, LONTAR SINGOSARI - TNI Angkatan Laut sempat membahas opsi pengadaan kapal selam interim dari sejumlah negara termasuk China, namun TNI AL menegaskan arah pengadaan kapal selam saat ini difokuskan pada pembangunan Scorpene Evolved bekerjasama dengan Prancis.(11/9/2026).
 
Seraya menunggu realisasi pembangunan kapal selam Scorpene evoled di PT PAL Indonesia, TNI AL sebelumnya sempat dikabarkan mencari opsi kapal selam interim sebagai solusi sementara untuk menutup kebutuhan operasional armada bawah laut, sebelum kapal selam baru scorpene hasil pembangunan selesai diserahkan oleh PT PAL.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan bahwa, "TNI AL membuka opsi pengadaan kapal selam interim dari sejumlah negara, seperti Jerman, Turki, hingga wilayah Asia," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul mengakui pernah ada pembicaraan mengenai kapal selam interim dari Cina. Namun, jalur yang kini sudah berjalan adalah proyek kerja sama dengan Prancis untuk menghadirkan kapal selam Scorpene Evolved.

“Memang pernah ada pembicaraan terkait kapal selam interim dari Cina. Tetapi yang jelas untuk kapal selam TNI AL saat ini, yang sudah berjalan adalah kapal selam Scorpene dari Prancis,” kata Tunggul dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (11/9).
 
Diketahui bahwa, Scorpène Evolved adalah kapal selam modern berteknologi baterai lithium-ion yang sedang dibangun di dalam negeri oleh PT PAL bekerja sama dengan Naval Group asal Prancis untuk TNI Angkatan Laut.
 
Keunggulan Teknologi
 
Baterai Lithium-ion (LiB): Membuat kapal selam lebih senyap, mampu menyelam di dalam air hingga 78 hari, dan mempertahankan kecepatan tinggi lebih lama.
 
Jangkauan Luas: Memiliki jangkauan operasional lebih dari 8.000 mil laut.
 
Sistem Tempur Canggih: Dilengkapi sistem SUBTICS untuk mengelola sensor dan senjata secara optimal di laut dangkal maupun dalam.
 
Status Kapal Selam Interim dan Scorpène Evolved
 
Opsi Interim: TNI AL menyebutkan adanya penawaran dan pembahasan awal mengenai kapal selam interim dari beberapa negara (seperti China, Jepang, dan Jerman) untuk mengisi kekosongan kekuatan bawah laut. Namun, belum ada keputusan resmi atau kepastian pengadaan khusus dari China sebagai kapal selam interim.
 
Proyek Scorpène Evolved: Pembangunan fisik unit pertama kapal selam kelas Scorpène Republik Indonesia (SRI) di PT PAL Indonesia (Surabaya) bekerja sama dengan Naval Group asal Prancis telah resmi dimulai melalui seremonial first steel cutting.
 
Waktu Pengerjaan: Proses pembangunan kapal selam Scorpène memakan waktu sekitar 7–8 tahun hingga siap beroperasional penuh, sehingga opsi pengadaan kekuatan pendukung atau penyiapan TNI AL tetap menjadi bagian dari kalkulasi strategis pertahanan.
 
Nilai Kontrak: Sekitar $2,1 miliar untuk pengadaan dua unit kapal selam.
 
Lokasi Pembuatan: Dibangun langsung di fasilitas PT PAL di Surabaya.
 
Jadwal Pembangunan: Proyek memasuki tahap pra-produksi pada tahun 2026, dengan perkiraan penyelesaian kapal pertama antara tahun 2030 hingga 2032.
 
(Neneng) LS
 

Selasa, 28 Oktober 2025

Wakili Pangdam I/BB Menghadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97, Kasdam I/BB: Pemuda Harus Jadi Pelaku Perubahan, Bukan Penonton


MEDAN, LS - Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya mewakili Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Astaka Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Jalan William Iskandar No. 9 Medan, Selasa (28/10/2025). Upacara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Nasution.

Dalam sambutannya, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir yang dibacakan oleh Gubernur Sumut Muhammad Bobby Nasution menyampaikan pentingnya momentum Sumpah Pemuda sebagai pengingat lahirnya kesadaran nasional. 

“Hari ini kita berkumpul untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-97, sebuah momen bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran nasional bahwa pemuda dari berbagai daerah, suku, dan bahasa memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan bersatu,” ucap Erick dalam sambutannya.

Erick menegaskan, semangat Sumpah Pemuda tahun 1928 bukan sekadar kata-kata, melainkan tekad yang menyatukan seluruh anak bangsa. Tema peringatan tahun ini, “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, disebutnya menjadi refleksi agar generasi muda terus berinovasi dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

“Pemuda Indonesia harus menjadi pelaku perubahan, bukan penonton. Jadilah pemuda yang adaptif, kreatif, dan berintegritas,” pesan Menpora.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa. Menurut Erick, perbedaan suku, agama, dan budaya bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang memperindah Indonesia. 

“Dengan persatuan, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan sebagaimana para pemuda tahun 1928 yang mampu melampaui perbedaan demi satu tujuan, yakni Indonesia yang bersatu,” lanjutnya.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda Sumut, antara lain Ketua DPRD Sumut, Kajati Sumut, Dankodaeral I, Dankosek I Medan, Danlanud Soewondo Medan, Wakapolda Sumut, serta Aspers Kasdam I/BB.


(Ucok) LS

Sabtu, 17 Mei 2025

TNI AL Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Tanpa Cukai Dari Surabaya Menuju Makassar Melalui Bandara Internasional Juanda


SURABAYA, LS - Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) TNl AL berhasil menggagalkan pengiriman paket barang berupa rokok ilegal tanpa cukai yang akan dikirim dari Surabaya tujuan Makasar menggunakan pesawat udara Lion Air dan Sriwijaya Air melalui Bandara Internasional Juanda, Kamis (15/5/2025). 

Komandan Pusat Penerbangan TNl AL (Danpuspenerbal), Laksma TNl Bayu Alisyahbana pada Press Conference di Loby Mako Lanudal Juanda, Puspenerbal, Sidoarjo, mengatakan bahwa paket barang berupa rokok tanpa cukai ini bernilai Rp.1.079.595.000 dengan Potensi kerugian negara sebesar Rp 714.789.308. (17/05/2025).

"Kronologis kejadian bermula pada hari Rabu (14/5) kemarin, berawal dari kecurigaan petugas Informasi dan dilanjutkan dengan analisa oleh Satgaspam TNI AL dan Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur I dan II. Pada pukul 06.08 WIB barang paket cargo dengan pengirim PT. SAP tiba di Regulated Agen (RA) PT. MKN dilanjutkan dengan pemeriksaan mesin X-Ray," tuturnya.

Lanjutnya,"Pada saat pemeriksaan tidak ditemukan kecurigaan barang ilegal dikarenakan bercampur dengan barang umum seperti makanan ringan lainnya. Kemudian pada pukul 09.00 WIB Satgaspam TNI AL beserta Tim Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur I dan II tiba dan melakukan pengecekan Ware House T1 dan ditemukan 74 koli berisikan rokok tanpa cukai dengan berat total 1.416 Kg yang akan dikirim via Lion Air dan Sriwijaya Air tujuan Makassar," beber Bayu.

"Paket barang berisikan rokok tanpa cukai dibawa menuju Denpom Lanudal Juanda untuk dilaksanakan pendalaman dan selanjutnya Penanganan Penyidikan ini akan diserahkan kepada Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur I dan II untuk proses lebih lanjut," imbuhnya.

Menurut Komandan Puspenerbal menegaskan bahwa, kegiatan ini telah melanggar UU Nomor 39 tahun 2007 tentang cukai Pasal 54, bahwa setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

"Sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU Nomor 7 tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Kegiatan penggagalan penyelundupan Rokok tanpa cukai ini merupakan wujud pelaksanaan perintah Presiden Rl, Prabowo Subianto, bahwa kegiatan Penyelundupan mengancam Industri dan mengancam Pekerjaan Rakyat Indonesia," tegas Bayu.

Komandan Puspenerbal mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya kepada Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur I dan II, Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Juanda, Satgaspam Lanudal Juanda dan seluruh Stakeholders Bandara Juanda 

"Atas kerja sama yang baik, sehingga wilayah Bandara Internasional Juanda bebas dari upaya kegiatan ilegal, serta bersama-sama dapat mencegah upaya-upaya yang dapat mengganggu keamaan Obyek Vital Nasional pada khususnya," ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa dengan adanya kejadian ini merupakan bukti keseriusan TNI AL khususnya Lanudal Juanda sebagai Leading Sector dan coordinator pengamanan akan terus bersinergi bersama Stakeholders Bandara Internasional Juanda dalam rangka penegakan hukum, ketertiban, dan keamanan di Bandara Internasional Juanda selaras dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. 

"Hal ini merupakan konsekuensi Lanudal Juanda terkait dengan keberadaan Bandara Internasional Juanda sebagai salah satu Bandara Enclave Civil di Indonesia, sehingga pengamanan di wilayah Bandara menjadi tanggung jawab  Lanudal Juanda sepenuhnya," pungkas Laksma TNl Bayu Alisyahbana .

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur I, Untung Basuki, GM Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Juanda, Laksma TNl M. Tohir, Danlanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Gugus Wahyu. S.U, Dansatgaspam Bandara Internasional Juanda, Letkol Laut (P) Rai Terianom, Dandenpom Lanudal Juanda, Letkol Laut (PM) Aris dan Branch Cargo Services Assistant Head.


(Gus Rak) LS


POSTINGAN TER UP-DATE

POSTINGAN TER UP-DATE

Tolak Dikonfirmasi Wartawan Jelek, Kadin LH Kab.Bekasi Donny Sirait Menghina Pimred Pos Keadilan Kimsan Simaremare Dimuka Umum

KABUPATEN BEKASI , LONTAR SINGOSARI — Dugaan penghinaan, pengusiran, dan perlakuan tidak patut terhadap Pemimpin Redaksi media online PostK...

Postingan Unggulan

POSTINGAN POPULER

POSTINGAN POPULER

Postingan Populer

LS NASIONAL

LS NASIONAL

NASIONAL

LS DAERAH

LS DAERAH

DAERAH